Sabtu, 14 Desember 2013

Tugas Drama "Survey Yang Gagal"



Sepulang sekolah, Karra dan teman-temannya sedang membicarakan tentang tugas dari guru PLKJ untuk mensurvey keadaan di Setu Babakan.
Dolan         : “Eh, bagaimana kalau kita survey ke Setu nya hari Sabtu aja ?”
Karra         : “Jam berapa? Kita kumpul dimana?”
Dolan         : “Jam 9. Kita kumpul di halte sekolah aja.”
Tya           : “Jangan jam 9 deh, terlalu siang, gimana kalo jam 8 aja?”
Lia             : “Yaudah, besok kita kumpul di halte sekolah jam 8.”
Fitri          : “Oiya, eh besok yang cewe pake rok yuk !”
Karra         : “Yaudah.”
Tya           : “Tapi aku punya nya rok pendek ?”
Fitri          : “Yaudah gapapa pake aja, lagian juga kan kamu ga pake kerudung.”
Tya           : “Yaudah.”
Karra         : “Yang cewe yang pake kerudung besok pake kerudung segi empat mau ga ?”
Fitri          : “Aku sih mau.”
Rahma        : “Yaudah, aku juga mau.”
Lia             : “Tapi kan pake nya ribet, aku males.”
Karra         : “Udah pake aja kan biar kompak.”
Lia             : “Yaudah deh.”
Rahma        : “Oiya, besok jangan ada yang telat ya…”
Karra         : “Kalau ada yang telat kita tinggal ya...”
Tya & Fitri : “Oke.”
          Keesokan harinya, Karra, Dolan, Lia, Rama, dan Fitri berkumpul di halte. Mereka menunggu Tya yang tak kunjung datang.
Fitri           : “Mana sih si Tya? Kok belum datang-datang juga? Padahal yang ngajakin
          kumpul jam 8 kan dia.
Rahma        : “Kan dia lagi di jalan, mungkin sedang macet.”
Karra         : “Kalau dia nggak datang-datang, mendingan kita tinggal saja.”
Dolan         : “Mendingan kita tunggu dulu beberapa menit, siapa tau dia datang.”
      2 menit kemudian Tya datang bersama teman rumahnya.
Tya           : “Maaf ya aku telat.”
Dolan         : “Iya nggak apa-apa.”
Fitri          : “Kan kemarin kamu yang ngajakin kumpul jam 8, eh malah kamu yang telat.”
Tya           : “Iya aku tahu, maafin aku ya?”
Lia             : “Iya kita maafin, lain kali jangan begini lagi ya.”
Tya           : “Oke.”
Karra         : “Emang kamu tadi kemana aja sih?”
Tya           : “Tadi aku kerumah temenku. Dia mungkin bisa bantu pekerjaan kita. Soalnya,
  dia juga pernah dapat tugas dari  gurunya untuk melakukan survey seperti
  kita.
Oh iya, kenalin ini temanku yang aku bicarakan tadi. Namanya Dani.”
Dani          : “Hai kenalkan nama aku Dani.”
Lia             : “Hai Dani, kenalkan nama aku Lia, ini Karra, ini Dolan, ini Fitri, dan ini Rahma.”
Dani          : “Hai semua, senang bertemu dengan kalian.”
Rahma        : “Kamu dari sekolah mana?”
Dani          : “Aku dari SMPN 56.”
Lia             : “SMPN 56, itu dimana?”
Dani          : “Di Jeruk Purut.”
Lia             : “Jeruk Purut itu di Jakarta mana?”
Dani          : “Di Jakarta Selatan.”
Lia             : “Oohh....”
Karra         : “Ih, kamu mah kebanyakan nanya Li.”
Lia             : “Yaudah, maaf...”
Dani          : “Udah gapapa kok.”
Fitri          : “Udah yuk kita berangkat ke Setu, entar keburu siang.”
Dolan         : “Yaudah yuk.”
Akhirnya mereka pun berangkat menuju Setu. Mereka pun menunggu kopaja yang tak kunjung datang.
Karra         : “Mana sih kopaja nya kok belum datang-datang.”
Fitri          : “Tau nih, entar kan keburu siang.”
Rahma        : “Udah tunggu aja dulu, mungkin sedikit lagi kopaja nya datang.”
Dani          : “Emangnya kita naik kopaja apa sih ?”
Dolan         : “Kita naik kopaja 616.”
Dani          : “Oohh..”
         Tak lama kemudian kopaja pun datang.
Tya           : “Nah itu dia kopaja nya.”
Dolan         : “Cepat kamu berhentiin Li.”
Lia             : “Oke.”
Rahma        : “Ayo cepat kita naik.”
Dolan         : “Oke.”
Sesampainya di Setu, Tya pun memberhentikan kopaja nya. Lalu mereka pun turun dari kopaja.
Fitri          : “Ayo cepetan kita turun.”
Karra         : “Iya-iya.”
Setelah mereka turun dari kopaja, mereka pun masuk ke Setu. Mereka berjalan sambil mencari tempat yang cocok untuk dijadikan tempat survei.
Tya            : “Dimana ya tempat yang cocok buat kita jadiin tempat survei?”
Dani           : “Disitu aja dekat pohon.”
Karra         : “Kamu ngapain sih, ikut-ikutan aja? Kelompok kita juga bukan kan?”
Dani          : “Iya maaf, aku kan cuma pengen bantu.”
Lia             : “Jangan begitu dong Ra, dia kan cuma mau bantu kita.”
Karra         : “Iya maaf, aku kesel aja.”
Rahma        : “Yaudah kita lanjutin dulu perjalanannya.”
Dolan         : “Bagaimana kalau kita istirahat dulu?”
Karra         : “Baru juga nyampe, udah mau istirahat aja.”
Tya           : “Tapi aku capek.”
Karra         : “Yaudah deh terserah.”
          Akhirnya, mereka pun melanjutkan perjalanan. Tanpa disadari ketika mereka berjalan Tya pun menghilang.
Rahma        : “Oh iya Tya kemana? Tadi perasaan dia ada disamping aku deh.”
Fitri          : “Lah, tadi bukannya dia sama kita?”
Karra         : “Ih, kemana lagi sih tuh anak, cari masalah aja bisanya.”
Dolan         : “Yaudah yuk kita cari !”
Dani          : “Tapi cari kemana?”
Karra         : “Lagian sih Rahma, masa kamu yang disamping Tya enggak tau dia pergi
 
kemana.
Rahma        : “Lah mana aku tahu, tadi kan kita lagi sibuk mencari tempat.”
Lia             : “Sudah jangan bertengkar,  lebih baik kita cari sama-sama saja.”
Akhirnya, mereka pun mencari Tya bersama-sama.
Karra         : “Mana sih si Tya, susah banget nyarinya.”
Rahma        : “Sabar dong Ra, ini juga lagi kita cari.”
Tiba-tiba Fitri menemukan Tya di warung, sedang membeli minuman.
Fitri          : “Itu Tya ! , dia lagi beli minuman.
Mereka pun mendekati Tya.
Fitri          : “Dari mana saja sih kamu Tya?,kita cariin dari tadi?”
Tya           : “Maaf aku tadi haus, aku lupa bilang sama kalian. Maaf ya”
Karra         : “Dari tadi kamu bikin masalah mulu. Dari awal udah telat, terus pake hilang
 
lagi.
Rahma        : “Sudah, Tya juga sudah minta maaf. Lebih baik surveinya kita lanjut saja.”
Dolan         : “Oke”
         Tiba-tiba handphone Lia berdering.
Lia             : “Tunggu sebentar ya, aku mau angkat telepon dulu.”
Rahma        : “Oke.”
Karra         : “Siapa ya kira-kira yang menelepon Lia.”
Dolan         : “Mungkin orang tua nya kali.”
Tya           : “Mungkin.”
         Beberapa saat kemudian Lia pun kembali kepada mereka.
Karra         : “Siapa Li yang menelpon ?”
Lia             : “Itu orang tua Ku.”
Fitri          : “Katanya apa ?”
Lia             : “Katanya aku disuruh jangan lama-lama, soalnya adik aku sendirian di rumah.”
Karra         : “Terus gimana dong?”
Rahma        : “Gimana kalo survey nya kita batalin aja.”
Karra         : “Tapi kapan lagi kita ngerjainnya?”
Rahma        : “Ya kapan-kapan aja, kan juga masih lama kan ngumpulin tugasnya. Gimana?”
Dolan         : “Yaudah terserah kalian, aku sih ngikutin aja.”
Tya           : “Yaudah deh.”
Lia             : “Maaf ya, gara-gara aku survey nya jadi batal.”
Dolan         : “Yaudah Li gapapa kok.”
Tya           : “Terus si Dani gimana, belum tentu dia bisa bantu kita lagi.”
Fitri          : “Gimana Dani, kamu bisa ngga kapan-kapan bantuin kita lagi ?”
Dani          : “Ya, itu sih terserah kalian, aku sih bisa-bisa aja kalau mau diajak lagi.”
Karra         : “Hm.. okelah bagus itu.”
Dolan         : “Terus kita sekarang ngapain?”
Tya           : “Gimana kalau kita pulang.”
Fitri          : “Aku sih iya aja, kalian pada mau ga ?”
Rahma        : “Yaudah.”
Karra         : “Yaudah.”
Dolan&Dani  : “Yaudah.”
                Akhirnya mereka pun kembali ke rumah masing-masing.

Kelainan dan Penyakit pada Sistem Ekskresi Manusia



1.    Ginjal
a)   Batu Ginjal
Batu ginjal terbentuk karena adanya endapan garam kalsium di dalam rongga ginjal, saluran ginjal, atau kandung kemih. Batu ginjal berbentuk kristal yang tidak bisa larut dan mengandung kalsium oksalat, asam urat, dan kristal kalsium fosfat. Penyebabnya adalah karena terlalu banyak mengonsumsi garam mineral dan terlalu sedikit mengonsumsi air.


b)   Gagal Ginjal
Gagal Ginjal adalah suatu penyakit dimana fungsi organ ginjal mengalami penurunan hingga akhirnya tidak lagi mampu bekerja sama sekali dalam hal penyaringan pembuangan elektrolit tubuh, menjaga keseimbangan cairan dan zat kimia tubuh; seperti sodium dan kalium didalam darah atau produksi urine.


c)         Nefritis
Nefritis adalah kerusakan bagian glomerulus ginjal akibat alergi racun kuman. Nefritis biasanya
disebabkan adanya bakteri Streptococcus.



d)   Diabetes Insipidus
Diabetes Insipidus adalah suatu penyakit yang penderitanya mengeluarkan urine terlalu banyak. Penyebab penyakit ini adalah kekurangan hormone ADH (Anti Diuretic Hormone).

e)   Glukosuria / Diabetes Mellitus
Glukosuria/diabetes mellitus adalah penyakit yang ditandai adanya glukosa dalam urine. Penyakit tersebut sering juga disebut penyakit gula atau kencing manis (diabetes mellitus). Kadar glukosa dalam darah meningkat karena kekurangan hormon insulin. Nefron tidak mampu menyerap kembali kelebihan glukosa, sehingga kelebihan glukosa dibuang bersama urine.


f)     Albuminuria
Albuminuria adalah penyakit ginjal di mana ditemukannya protein albumin di dalam urine. Albumin merupakan salah satu protein yang disintesa oleh hati, Secara normal protein albumin tidak dikeluarkan melalui ginjal, jika terdapat gangguan pada fungsi ginjal terutama pada glomerulusnya maka albumin tidak terfilterisasi dan dapat dikeluarkan bersama sama dengen urine.

                                                             
g)   Hematuria
Hematuria adalah penyakit yang ditandai adanya sel darah merah dalam urine. Penyakit tersebut disebabkan adanya peradangan pada organ urinaria atau karena iritasi akibat gesekan batu ginjal.


2.    Kulit
a.    Kanker kulit
Kanker kulit adalah penyakit yang disebabkan oleh sinar UV matahari.

b.    Psosiasi
Psosiasi adalah penyakit yang kulit menjadi berwarna kemerahan.

c.    Ringworm
Ringworm adalah infeksi jamur pada kuku dan kepala.

d.    Jerawat
Jerawat adalah gangguan umum yang bersifat kronis pada kelenjar minyak.

e.    Eksim
Eksim adalah penyakit yang menyebabkan kulit menjadi kering, kemerah-merahan, gatal, dan bersisik.


3.    Hati
a)   Hepatitis
Hepatitis adalah penyakit peradangan hati ynag disebabkan oleh virus. Pencegahannya dengan memberikan suntikan ISG untuk hepatitis A dan vaksin HBIG untuk hepatitis B.

b)   Penyakit kuning
Penyakit kuniang adalah penyakit yang disebabkan oleh tersumbatnya saluran empedu yang mengakibatkan cairan empedu tidak dapat dialirkan ke dalam usus dua belas jari, sehingga masuk ke dalam darah dan warna darah menjadi kuning.

c)    Sirosis Hati
Sirosis hati adalah penyakit yang disebabkan oleh minuman alkohol, keracunan obat, infeksi bakteri, komplikasi hati. Tanda dari sirosis hati adalah timbulnya jaringan parut dan kerusakan sel-sel pada hati. Akibatnya adalah gangguan kesadaran, koma, kematian. Pengobatan nya dapat dilakukan dengan cara pemulihan fungsi hati dan transplantasi hati.



4.    Paru-Paru
a.      Tuberculosis (TBC)
Tuberkulosis (TBC), yaitu infeksi paru-paru yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculose. Bakteri tersebut menimbulkan bintil-bintil pada dinding alveolus. Jika penyekit ini menyerang dan dibiarkan semakin luas, dapat menyebabkan sel-sel paru-paru mati. Akibatnya, paru-paru akan menguncup atau mengecil. Hal tersebut menyebabkan para penderita TBC napasnya sering terengah-engah.

b.      Asma
Asma, gangguan pada sistem pernapasan yang disebabkan oleh alergi, seperti debu, bulu, ataupun rambut. Kelainan ini dapat diturunkan. Kelainan ini juga dapat kambuh jika suhu lingkungan cukup rendah atau keadaan dingin. Dengan gejala sukar bernapas, terasa sesak di dada, dan batuk-batuk yang disebabkan oleh alergi, emosi dan stres.

c.       Pneumonia (radang paru-paru)
Penyakit ini disebabkan oleh bakteri, virus atau jamur yang menginfeksi paru-paru khusus nya di alveolus. Radang paru-paru dapat juga disebabkan oleh kepedihan zat-zat kimia atau cedera jasmani pada paru-paru atau sebagai akibat dari penyakit lainnya, seperti kanker paru-paru atau berlebihan minum alcohol. Penyakit ini menyebabkan oksigen susah masuk karena alveolus dipenuhi oleh cairan. Pneumonia juga bisa disebabkan oleh bakteri Diplococcus pneumoniae atau virus.

d.      Kanker Paru-Paru
Kanker paru-paru, yaitu tumor ganas di jaringan epitel bronkia. Sel-sel kanker pada paru-paru terus tumbuh tidak terkendali. Penyakit ini lama-lama dapat menyerang seluruh tubuh.  Penyebabnya yaitu  karena efek samping kebiasaan merokok. Merokok dapat memicu terjadinya kanker paru-paru dan kerusakan paru-paru.


e.      Emfisema
Emfisema, yaitu meluasnya alveoli secara berlebihan atau pembuluh darahnya kemasukan udara yang mengakibatkan membesarnya paru-paru sehingga penderita sulit bernafas.