Minggu, 05 Mei 2013

Harus ada Usaha

Jangan harapkan melihat pelangi yang indah andai tak sabar menanti redanya air hujan..

Jangan harapkan kesuksesan jika tak mampu menempuh sabar melalui ujian..

Sedangkan air sungai saja harus berjuang melalui berbagai rintangan sebelum sampai pada muaranya..

Demikian pula dengan kehidupan.Sebelum sampai bermuara pada kebahagiaan tentu diuji dengan berbagai hal yang menjadikan kita dewasa..

Dengan kesabaran disertai do'a dan ikhtiar semoga kebahagiaan akan kita dapatkan.



Kamis, 02 Mei 2013

4 Tipe Manusia Dalam Menghadapi Tekanan Hidup




Hidup memang tidak lepas dari berbagai tekanan. Lebih-lebih, hidup di alam modern ini yang menyuguhkan beragam risiko. Sampai seorang sosiolog Ulrich Beck menamai jaman kontemporer ini dengan masyarakat risiko (risk society). Alam modern menyuguhkan perubahan cepat dan tak jarang mengagetkan. Tekanan itu sesungguhnya membentuk watak, karakter, dan sekaligus menentukan bagaimana orang bereaksi di kemudian.

Empat tipe manusia dalam menghadapi tekanan hidup sebagai berikut :



1. Tipe Kayu Rapuh

Sedikit tekanan saja membuat manusia ini patah arang. Orang macam ini kesehariannya kelihatan bagus. Tapi, rapuh sekali di dalam hatinya. Orang ini gampang sekali mengeluh pada saat kesulitan terjadi. Sedikit kesulitan menjumpainya, orang ini langsung mengeluh, merasa tak berdaya, menangis, minta dikasihani atau minta bantuan. Orang ini perlu berlatih berpikiran positif dan berani menghadapi kenyataan hidup.

Majalah Time pernah menyajikan topik generasi kepompong (cacoon generation). Time mengambil contoh di Jepang, di mana banyak orang menjadi sangat lembek karena tidak terbiasa menghadapi kesulitan. Menghadapi orang macam ini, kadang kita harus lebih berani tega. Sesekali mereka perlu belajar dilatih menghadapi kesulitan. Posisikan kita sebagai pendamping mereka.

2. Tipe Lempeng Besi

Orang tipe ini biasanya mampu bertahan dalam tekanan pada awalnya. Namun seperti layaknya besi, ketika situasi menekan itu semakin besar dan kompleks, ia mulai bengkok dan tidak stabil. Demikian juga orang-orang tipe ini. Mereka mampu menghadapi tekanan, tetapi tidak dalam kondisi berlarut-larut. Tambahan tekanan sedikit saja, membuat mereka menyerah dan putus asa. Untungnya, orang tipe ini masih mau mencoba bertahan sebelum akhirnya menyerah. Tipe lempeng besi memang masih belum terlatih. Tapi, kalau mau berusaha, orang ini akan mampu membangun kesuksesan dalam hidupnya.

3. Tipe kapas

Tipe ini cukup lentur dalam menghadapi tekanan. Saat tekanan tiba, orang mampu bersikap fleksibel. Cobalah kita menekan sebongkah kapas. Ia akan mengikuti tekanan yang terjadi. Ia mampu menyesuaikan saat terjadi tekanan. Tapi, setelah berlalu, dengan cepat ia bisa kembali ke keadaan semula. Ia bisa segera melupakan masa lalu dan mulai kembali ke titik awal untuk memulai lagi.

4. Tipe Bola Pingpong

Inilah tipe yang ideal dan terhebat. Jangan sekali-kali menyuguhkan tekanan pada orang-orang ini karena tekanan justru akan membuat mereka bekerja lebih giat, lebih termotivasi, dan lebih kreatif. Coba perhatikan bola pingpong. Saat ditekan, justru ia memantuk ke atas dengan lebih dahsyat.

Saya teringat kisah hidup motivator dunia Anthony Robbins dalam salah satu biografinya. Untuk memotivasi dirinya, ia sengaja membeli suatu bangunan mewah, sementara uangnya tidak memadai. Tapi, justru tekanan keuangan inilah yang membuat dirinya semakin kreatif dan tertantang mencapai tingkat finansial yang diharapkannya. Hal ini pernah terjadi dengan seorang kepala regional sales yang performance- nya bagus sekali.

Kebohongan Seorang Ibu

1. Saat Makan, jika makanan kurang Ibu akan memberikan makanan itu kepada anaknya, dan
     berkata, 
"cepatlah makan, Ibu tidak lapar.."
2. Waktu makan, Ibu selalu menyisihkan ikan dan daging untuk anaknya dan berkata, "Ibu tidak
     suka 
daging, makanlah nak..."
3. Tengah malam saat dia sedang menjaga anaknya yang sakit, ia berkata, "istirahatlah nak,
     ibu masih belum 
ngantuk.."
4. Saat anak sudah tamat sekolah, bekerja, mengirimkan uang untuk Ibu. Ia berkata,
    "simpanlah untuk 
keperluanmu nak, ibu masih punya uang..."
5. Saat anak sudah sukses menjemput Ibu nya untuk tinggal di rumah besar, ia lantas berkata,
    "rumah tua 
kita sangat nyaman, Ibu tidak terbiasa tinggal disana..."
6. Saat menjelang tua, Ibu sakit keras, anaknya akan menangis, tetapi Ibu masih bisa
     tersenyum sambil 
berkata, "jangan menangis, Ibu tidak apa." Ini adalah kebohongan terakhir
     yang ia perbuat.




Tidak peduli seberapa kaya nya kita, seberapa dewasanya kita, Ibu selalu menganggap kita anak kecilnya, mengkhawatirkan diri kita tapi tidak pernah membiarkan kita mengkhawatirkan dirinya.

Semoga semua anak di dunia ini bisa menghargai setiap kebohongan seorang Ibu, karena beliau lah malaikat nyata yang dikirim Tuhan untuk menjaga kita dan menyayangi kita. Amin..

Friends?


Teman? kalo zaman sekarang sih istilah teman udah ga asing lagi di masyarakat. Apalagi di kalangan remaja. Teman mempengaruhi pergaulan. Jika pergaulan agak bebas semakin banyak teman. Namun, jika pergaulan sempit, teman semakin sedikit. Ada lagi yang namanya sahabat. Kalo teman dan sahabat itu berbeda. Apa yang berbeda? Kalo yang namanya teman itu hanya mengenal kita secara umum tidak mengenal secara pribadi,  sedangkan yang namanya sahabat itu mengenal kita secara umum dan pribadi. Kita juga bisa lebih bebas bercerita dengan sahabat. Kalo sama teman, kita belum tentu bisa sedekat seperti sahabat. Tapi yang pasti kalo zaman sekarang dari pertemanan bisa jadi persahabatan. Ada juga yang dari persahabatan bisa jadi percintaan, tapi kalo persahabatan nya terhadap lawan jenis. Dalam persahabatan pasti ada yang namanya lika-liku persahabatan, karena dengan masalah yang ada dalam persahabatan, persahabatan bisa lebih bersatu. Kalo sama sahabat, kita bisa bercerita, main bareng, ngerjain tugas bareng, jalan bareng, dsb. Apa kalian sudah punya sahabat? Kalo sudah menemukan yang namanya sahabat, jaga persahabatan tersebut.

Rabu, 27 Februari 2013

Ulang Tahun Zein

Kemarin, tanggal 26 Februari 2013, aku diajak oleh ka' nur dan ka' lulu untuk merayakan ulang tahun nya Zein yang ke-1 tahun. Kemarin aku diajak makan-makan ke KFC Cilandak Mall. Sebelum aku berangkat, aku baru saja sampai di rumah dari Gramedia Depok, abis beli buku EYD. Aku berangkat jam 5 sore. Sesampainya aku di sana, aku menunggu keluarga Zein datang ke sana. Setelah aku menunggu 30 menit, mereka pun datang. Aku pun langsung masuk dan langsung memesan makanan. Lalu kami makan bersama. Setelah selesai makan, kami foto-foto, ini adalah fotonya:

ini foto aulia (adik sepupu ku) dan nuril (adikku)

foto ka'  ida dan ka' uus

foto ka' uus lagi narsis :P

foto ka' uus lagi merenung. wkkwwk

foto ku dan ka' nur. :D

foto mama ku dan aku :D

ini foto nia dan adiknya, yaitu zein yang sedang ulang tahun :D
Lalu kami pun pulang ke rumah, aku, mamaku, adikku, dan tante ku pulang diantar oleh keluarganya zein, sesampainya kami di rumah, zein dan keluarganya langsung pamit walaupun mampir sebentar. Dan hari ini sangat seru dan melelahkan sekali :O

Jumat, 22 Februari 2013

`Slogan`

Hari ini aku dan temanku abis mengerjakan tugas bahasa Indonesia, yaitu membuat slogan. Teman-temanku yaitu Elfa Aida, Husniatul, dan Mirra. Kami mengerjakannya dirumah Husniatul. kami mengerjakan nya sejak sepulang sekolah yaitu jam setengah 12 sampai jam 5 sore. Kemarin, kami sudah membeli bahan-bahan yang akan digunakan. Kami membuat slogan: "PENDIDIKAN MERUPAKAN KUNCI KESUKSESAN". Kami membuat itu semua bersama. Kami mengerjakannya tidak ada yang nyari di internet lho. Bahkan, ketika kami mengerjakannya, kami memiliki julukan yang kami buat sendiri yaitu aku adalah si tukang huruf, aida adalah di tukang hias, husniatul adalah si tukang tempel, dan mirra adalah soebardjo tukang gliter (soebardjo karena saat drama ips mirra berperan sebagai soebardjo). wkwkwk. Dan menurut kami hasilnya sangat bagus dan memuaskan. Ini adalah foto-foto slogan buatan kita :


foto slogan buatan kita :D




foto-foto kita setelah selesai mengerjakannya :D

Drama IPS

Hari Rabu lalu, aku dan teman kelas 83, ada tugas tentang proklamasi kemerdekaan. Drama kami pun berlangsung lancar dan sukses. Drama nya itu keren. Sebelumnya, kami pernah ada drama IPS juga, namun belum berhasil. Di drama ini yang mejadi Soekarno itu Jody, yang menjadi Hatta itu Imam, yang menjadi Terauchi itu Andra, yang menjadi Radji itu Raihan, yang menjadi Wikana itu Aldi, yang menjadi Soebardjo itu Mirra, yang menjadi Darwis itu Vericka, yang menjadi Syahrir itu Yunita, yang menjadi Sukarni itu Stevani, yang menjadi Maeda itu Nico, yang menjadi Singgih itu Hanik, dan lain-lain. Setelah selesai drama , kami pun foto-foto. Ini adalah foto-foto nya:
Foto DRAMA IPS PERTAMA:



ini saat setelah drama ips


ini saat pembacaan teks proklamasi

ini foto iwa kusumasumantri beserta istrinya, radjiman beserta istrinya

ini saat fatmawati menyerahkan bendera kepada S.Suhud dan Latief

ini saat pengibaran bendera setelah proklamasi

 Foto DRAMA IPS KEDUA:
ini saat rapat antara golongan tua dan muda

saat pembacaan narasi



saat selesai drama

hm, ini temen aku aulia dan andra, cocok ya...

ini adalah temen ku juga yaitu tara dan jody, mereka itu serasi ya..