Hari Minggu lalu, tanggal 17 Februari 2013, aku dan teman-teman ikut seminar simpel#2. Yang diadakan oleh JASCOM. Teman-teman ku yaitu nia, melinda, rury, nursidah, eka, rifa, erlina, alma, ifah, petty dan rifdah. Disana kami diajarkan mengenai ajaran yang sesat dan mana yang tidak. Disana hadir Ketua MUI Pusat yaitu Kyai H. Kholil. Kami seminar selama kurang lebih 4 jam, yaitu dari pukul 8-12. Setelah selesai seminar, kami pun foto. ini adalah fotonya:
Dari kiri itu nia, melinda, aku, rury, nursidah, eka, rifa, erlina, alma, ifah. temanku petty dan rifdah tidak ikutan foto-foto. Karena mereka berdua yang fotoin kita.
Kamis, 21 Februari 2013
Jumat, 08 Februari 2013
Iseng-Iseng
Sewaktu di sekolah, aku dan teman-teman iseng, foto-foto, fotonya itu waktu istirahat, ini adalah foto-foto nya:
Ini foto-foto aku dengan anna, rifa, aulia, tanzila, dan aida
Senin, 31 Desember 2012
Pahala yang tak terduga
Dari Abu Huraira r.a, Rasulullah SAW bersabda,"Seorang wanita pezina telah diampuni dosanya karena ketika dalam perjalanan, ia melewati seekor anjing yang mengadahkan kepalanya sambil menjulurkan lidahnya yang hampir mati kehausan.
Maka wanita itu meninggalkan sepatu kulitnya, lalu mengikatnya dengan kain tudungnya, kemudian anjing tersebut diberi minum olehnya. Maka dengan perbuatannya tersebut telah diampuni dosanya.
"Seseorang bertanya, "Adakah pahala bagi kita dengan berbuat baik pada binatang?" Rasulullah SAW menjawab "Berbuat baik kepada setiap yang mempunyai hati (nyawa) terdapat pahala." (Muttafaq `alaihi : Miskat)
Maka wanita itu meninggalkan sepatu kulitnya, lalu mengikatnya dengan kain tudungnya, kemudian anjing tersebut diberi minum olehnya. Maka dengan perbuatannya tersebut telah diampuni dosanya.
"Seseorang bertanya, "Adakah pahala bagi kita dengan berbuat baik pada binatang?" Rasulullah SAW menjawab "Berbuat baik kepada setiap yang mempunyai hati (nyawa) terdapat pahala." (Muttafaq `alaihi : Miskat)
Selasa, 27 November 2012
Malaikat Tersayang
Suatu pagi seorang bayi siap untuk
dilahirkan ke dunia
Dia bertanya kepada Tuhan,
Bayi : "Para malaikat di sini
mengatakan bahwa besok Engkau
akan mengirimku ke dunia, tetapi bagaimana cara saya hidup di sana? saya begitu
kecil & lemah."
Tuhan : "Aku sudah memilih 1 malaikat untukmu. Ia akan menjaga dan
mengasihimu."
Bayi : "Tapi di sini di dalam surga apa yang pernah kulakukan hanyalah bernyanyi dan tertawa. Ini sudah cukup bagi saya."
Tuhan : "Malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari dan kamu akan merasakan kehangantan cintanya dan menjadi lebih berbahagia."
Bayi : "Dan bagaimana saya bisa mengerti saat orang-orang berbicara kepadaku jika saya tidak mengerti bahasa mereka?"
Tuhan : "Malaikatmu akan berbicara kepadamu dengan bahasa paling indah yang pernah engkau dengar dan dengan penuh kesabaran dan perhatian dia akan mengajarkanmu bagaimana cara berbicara."
Bayi : "Apa yang akan saya lakukan saat saya ingin berbicara kepadamu?"
Tuhan : "Malaikatmu akan mengajarkanmu bagaimana cara berdoa."
Bayi : "Saya dengar bahwa di bumi banyak orang yang jahat, siapakah nanti yang akan melindungi saya?"Tuhan : "Malaikatmu akan melindungimu walaupun hal itu akan mengancam jiwanya."
Bayi : "Tapi saya pasti akan sedih karena tidak melihatMu lagi."
Tuhan : "Malaikatmu akan menceritakan padamu tentang-Ku dan akan mengajarkan bagaimana agar kamu bisa kembali kepada-Ku, walaupun sesungguhnya Aku akan selalu berada di sisimu."
Saat itu surga begitu tenangnya sehingga suara dari Bumi dapat terdengar dan sang bayi pun bertanya perlahan,
"Tuhan, jika saya harus pergi sekarang, bisakah Engkau memberitahuku nama malaikat tersebut?"
Jawab Tuhan,
....."Kamu akan memanggil malaikatmu, Ibu."
Bayi : "Tapi di sini di dalam surga apa yang pernah kulakukan hanyalah bernyanyi dan tertawa. Ini sudah cukup bagi saya."
Tuhan : "Malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari dan kamu akan merasakan kehangantan cintanya dan menjadi lebih berbahagia."
Bayi : "Dan bagaimana saya bisa mengerti saat orang-orang berbicara kepadaku jika saya tidak mengerti bahasa mereka?"
Tuhan : "Malaikatmu akan berbicara kepadamu dengan bahasa paling indah yang pernah engkau dengar dan dengan penuh kesabaran dan perhatian dia akan mengajarkanmu bagaimana cara berbicara."
Bayi : "Apa yang akan saya lakukan saat saya ingin berbicara kepadamu?"
Tuhan : "Malaikatmu akan mengajarkanmu bagaimana cara berdoa."
Bayi : "Saya dengar bahwa di bumi banyak orang yang jahat, siapakah nanti yang akan melindungi saya?"Tuhan : "Malaikatmu akan melindungimu walaupun hal itu akan mengancam jiwanya."
Bayi : "Tapi saya pasti akan sedih karena tidak melihatMu lagi."
Tuhan : "Malaikatmu akan menceritakan padamu tentang-Ku dan akan mengajarkan bagaimana agar kamu bisa kembali kepada-Ku, walaupun sesungguhnya Aku akan selalu berada di sisimu."
Saat itu surga begitu tenangnya sehingga suara dari Bumi dapat terdengar dan sang bayi pun bertanya perlahan,
"Tuhan, jika saya harus pergi sekarang, bisakah Engkau memberitahuku nama malaikat tersebut?"
Jawab Tuhan,
....."Kamu akan memanggil malaikatmu, Ibu."
Minggu, 25 November 2012
Drama
Aku kemarin abis
ngerjain drama, aku ngerjain praktek drama sama temen-temen, yaitu aulia, aida,
anna, rifa, imam, dan raihan. Kemarin aku dan temen-temen ngerjain drama di
Setu Babakan. Judul Drama kita yaitu Survey yang gagal . Di drama ini, aku berperan sebagai Fitri,
Aulia berperan sebagai Nadya, Aida berperan sebagai Tya, Anna berperan sebagai
Lia, Rifa berperan sebagai Karra, Imam berperan sebagai Dolan, dan Raihan berperan
sebagai Dani. Kemarin kita minta bantuan tukang mie ayam dan tukang kue di Setu
buat jadi figuran di drama kita. Jadi tuh ceritanya si Tya ilang, trus ketemu
nya kakinya Tya kram. Pas kita pengen syuting drama yng terakhir eh ujan. Untungnya
drama kita bisa selesai. Sambil menunggu hujan reda kita beli mie ayam. Setelah
hujan reda, kita main ke rumah Raihan. Trus abis main di rumah raihan kita
pulang deh. Pokoknya kemarin itu seruu banget. Ini ada foto-foto kita lagi
iseng-iseng:
Sabtu, 24 November 2012
Bagaikan Air Terjun
Hidup akan terus
mengalir mengarungi bahtera kehidupan dunia. Bagaikan air terjun yang selalu
mengalir mencari tempat yang rendah. Kita tidak akan bisa mengubah takdir yang
akan berlanjut ke depan tidak bisa kembali, seperti air yang telah mengalir
tidak bisa kembali ke tempat semula.
Jumat, 09 November 2012
Hasad
Pengertian Hasad
(dengki) secara bahasa berarti menaruh perasaan benci, tidak suka karena iri
yang amat sangat kepada keberuntungan orang lain. Secara istilah adalah merasa
tidak suka dengan nikmat yang telah Allah berikan kepada orang lain. Hasad
biasanya timbul karena adanya permusuhan dan atau persaingan untuk saling
menjatuhkan. Hasad merupakan penyakit rohani yang sangat berbahaya, karena nya
harus dijauhi. Apabila dibiarkan, akan dapat merusak dan menghilangkan semua
amal kebaikan seseorang.
7. Hasad adalah penyebab
meninggalkan berdoa meminta karunia Allah. Orang yang hasad selalu memikirkan
nikmat yang ada pada orang lain sehingga tidak pernah berdoa meminta karunia
Allah padahal Allah ta’ala berfirman,
وَلا تَتَمَنَّوْا مَا فَضَّلَ اللَّهُ بِهِ بَعْضَكُمْ عَلَى بَعْضٍ لِلرِّجَالِ نَصِيبٌ مِمَّا اكْتَسَبُوا وَلِلنِّسَاءِ نَصِيبٌ مِمَّا اكْتَسَبْنَ وَاسْأَلُوا اللَّهَ مِنْ فَضْلِهِ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمًا
“Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebahagian kamu lebih banyak dari sebahagian yang lain. (karena) bagi orang laki-laki ada bahagian dari pada apa yang mereka usahakan, dan bagi Para wanita (pun) ada bahagian dari apa yang mereka usahakan, dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui segala sesuatu.” (QS. an Nisa’: 32)
8. Hasad penyebab sikap
meremehkan nikmat
yang ada.
9. Hasad adalah akhlak tercela.
10. Ketika hasad timbul umumnya orang yang di dengki itu akan dizalimi sehingga orang yang di dengki itu punya hak di akhirat nanti untuk mengambil kebaikan orang yang dengki kepadanya.
Menyimpan sifat
iri dan dengki juga bisa
membahayakan bagi diri sendiri karena akan
merasa gelisah takut tersaingi oleh orang
lain yang lebih dari dirinya dalam segala
hal.
Maka dari itu ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk menghindari sifat hasad, antara lain:
1. Senantiasa menyadari dampak buruk dari hasad
2. Senantiasa bergaul dengan orang-orang yang saleh
3. Selalu berfikir positif terhadap orang lain.
4. Senantiasa mensyukuri atas segala nikmat yang
Allah swt. Berikan.
Dalil Al-Qur’an yang menjelaskan tentang sifat hasad:
Surah Al-falaq ayat 5, yang berbunyi:
ؤَ مِنْ شَرِّ حَا سِدٍ اِذَ حَسَدً
Artinya : “Serta dari kejahatan orandengki apabila dia melakukan dengkinya”
Surah Al-falaq ayat 5, yang berbunyi:
ؤَ مِنْ شَرِّ حَا سِدٍ اِذَ حَسَدً
Artinya : “Serta dari kejahatan orandengki apabila dia melakukan dengkinya”
Hadis Nabi Muhammad saw:
عَنْ اَبٍيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ اَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: إِيَّاكُمْ وَالْحَسَدَ فَإِنَّ الْحَسَدَ يَأْكُلُ الْحَسَنَاتِ كَمَا تَأْكُلُ النَّارُ الْحَطَابَ اَوْقَالَ الْعُشْبَ (رياض الصالحين- الامام النواوي)
artinya: “Dari Abu Hurairah r.a. bahwa Nabi saw. bersabda, “Jauhilah olehmu hasad (dengki) sesungguhnya hasad itu akan memakan kebaikan. Sebagaimana api memakan kayu bakar” atau beliau bersabda.” Rumput kering.” (HR.Abu Dawud)
عَنْ اَبٍيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ اَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: إِيَّاكُمْ وَالْحَسَدَ فَإِنَّ الْحَسَدَ يَأْكُلُ الْحَسَنَاتِ كَمَا تَأْكُلُ النَّارُ الْحَطَابَ اَوْقَالَ الْعُشْبَ (رياض الصالحين- الامام النواوي)
artinya: “Dari Abu Hurairah r.a. bahwa Nabi saw. bersabda, “Jauhilah olehmu hasad (dengki) sesungguhnya hasad itu akan memakan kebaikan. Sebagaimana api memakan kayu bakar” atau beliau bersabda.” Rumput kering.” (HR.Abu Dawud)
Bahaya Hasad
Hasad memiliki banyak bahaya di antaranya:
1. Tidak menyukai apa yang Allah takdirkan.
2. Hasad itu akan melahap kebaikan seseorang sebagaimana api melahap kayu bakar yang kering.
3. Kesengsaraan yang ada di dalam hati orang yang hasad.
4. Memiliki sifat hasad adalah menyerupai karakter orang-orang Yahudi.
5. Seberapa pun besar kadar hasad seseorang, tidak mungkin baginya untuk menghilangkan nikmat yang telah Allah karuniakan.
6. Hasad bertolak belakang dengan iman yang sempurna. Nabi bersabda, “Kalian tidak akan beriman hingga menginginkan untuk saudaranya hal-hal yang dia inginkan untuk dirinya sendiri.” (HR Bukhari dan Muslim)
Hasad memiliki banyak bahaya di antaranya:
1. Tidak menyukai apa yang Allah takdirkan.
2. Hasad itu akan melahap kebaikan seseorang sebagaimana api melahap kayu bakar yang kering.
3. Kesengsaraan yang ada di dalam hati orang yang hasad.
4. Memiliki sifat hasad adalah menyerupai karakter orang-orang Yahudi.
5. Seberapa pun besar kadar hasad seseorang, tidak mungkin baginya untuk menghilangkan nikmat yang telah Allah karuniakan.
6. Hasad bertolak belakang dengan iman yang sempurna. Nabi bersabda, “Kalian tidak akan beriman hingga menginginkan untuk saudaranya hal-hal yang dia inginkan untuk dirinya sendiri.” (HR Bukhari dan Muslim)
وَلا تَتَمَنَّوْا مَا فَضَّلَ اللَّهُ بِهِ بَعْضَكُمْ عَلَى بَعْضٍ لِلرِّجَالِ نَصِيبٌ مِمَّا اكْتَسَبُوا وَلِلنِّسَاءِ نَصِيبٌ مِمَّا اكْتَسَبْنَ وَاسْأَلُوا اللَّهَ مِنْ فَضْلِهِ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمًا
“Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebahagian kamu lebih banyak dari sebahagian yang lain. (karena) bagi orang laki-laki ada bahagian dari pada apa yang mereka usahakan, dan bagi Para wanita (pun) ada bahagian dari apa yang mereka usahakan, dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui segala sesuatu.” (QS. an Nisa’: 32)
yang ada.
9. Hasad adalah akhlak tercela.
10. Ketika hasad timbul umumnya orang yang di dengki itu akan dizalimi sehingga orang yang di dengki itu punya hak di akhirat nanti untuk mengambil kebaikan orang yang dengki kepadanya.
Ringkasnya, dengki adalah akhlak yang
tercela, meskipun demikian sangat disayangkan hasad ini banyak ditemukan di
antara para ulama dan dai serta di antara para pedagang. Orang yang punya
profesi yang sama itu umumnya saling dengki. Namun sangat disayangkan di antara
para ulama dan para dai itu lebih besar. Padahal sepantasnya dan seharusnya
mereka adalah orang-orang yang sangat menjauhi sifat hasad dan manusia yang
paling mendekati kesempurnaan dalam masalah akhlak.
Maka dari itu ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk menghindari sifat hasad, antara lain:
1. Senantiasa menyadari dampak buruk dari hasad
2. Senantiasa bergaul dengan orang-orang yang saleh
3. Selalu berfikir positif terhadap orang lain.
4. Senantiasa mensyukuri atas segala nikmat yang
Allah swt. Berikan.
Langganan:
Postingan (Atom)













